To be “Good” Wirausaha #1, Kecakapan Praktis

10 02 2008

Saya tidak bermaksud untuk menambah, memodifikasi atau mengurangi sedemikian banyak tulisan mengenai persyaratan, ketrampilan, dan sebagainya yang harus dimiliki wirausaha yang sudah terdapat dimana-mana.

Ijinkan saya sharing dari sisi praktis dilapangan, yang kebetulan saya perhatikan tidak banyak diulas di buku-buku yang membahas tentang kewirausahaan.

Mari membatasi wirausaha disini adalah orang-orang yang memulai usaha sendiri dimulai dari skala usaha UKM. Bukan kelompok usaha besar yang sedang melebarkan usahanya, yang ditopang sumber dana besar.

Tulisan ini saya buat berseri agar pembahasan masing-masing topik tidak terlalu panjang dan agar lebih fokus.

Seri pertama wirausaha yang saya ingin tulis adalah dari sisi kecakapan praktis.  To be Good Wirausaha mulai dari nol, seseorang harus bisa:

  1. Menjual
  2. Sourcing atau Produksi
  3. Mengelola keuangan

Menjual
Benar, saya lebih menekankan “menjual” daripada memasarkan.  Memasarkan (marketing) adalah pemikiran atau upaya yang membuat barang menjadi lebih mudah terjual. Itu nantilah, setelah perusahaan mulai jalan Anda pikirkan bagaimana pemasarannya. Tetapi sebagai langkah awal, sales jauh lebih penting dari marketing.

Terkadang profesi menjual (sales) memperoleh konotasi jelek, tetapi sesungguhnya ini adalah kemampuan mendasar yang harus dimiliki oleh wirausahawan manapun.

Anda boleh tidak bisa memproduksi apapun atau tidak mempunyai ide apapun, tetapi sepanjang Anda bisa menjual, Anda bisa mulai menjadi wirausaha.

Sourcing atau Produksi
Banyak orang yang saya temui memulai usaha mereka (terjun menjadi wirausaha) karena mengandalkan kemampuan produksi. Saya bisa bikin kue yang paling enak, saya bisa produksi mie keriting dan sebagainya.

Ada yang  memulai usaha karena merasa mempunyai sourcing barang tertentu, saya punya sumber barang ini dari importir, saya punya sumber barang itu dari China dsb.

Seperti saya tulis diatas, kemampuan memproduksi atau sourcing itu bukan tidak penting, tetapi yang lebih penting adalah kemampuan menjual.

Jika Anda bisa menjual tetapi tidak bisa memproduksi, Anda bisa sourcing ke orang lain yang bisa memproduksi. Anda tidak punya source-nya, sekarang tersedia sedemikian banyak media yang Anda bisa pakai, yellow pages, pameran dagang, internet dsb.

Sebaliknya jika Anda bisa memproduksi tetapi tidak pintar menjual, Anda mungkin akan mendapatkan 1/2 orang yang sangat ingin membantu Anda jualan. Mungkin Anda akan mempercayakan barang Anda dijual olehnya, tetapi posisi Anda sangat riskan. Karena dengan kemampuan menjual, distributor Anda dengan mudah bisa pindah membeli dari orang lain jika ada yang bisa memproduksi barang yang serupa. Sekali lagi, saat ini sourcing barang itu sedemikian gampang.

Mengelola keuangan
Seperti dalam permainan basket, selain harus bisa offensive (menyerang) jangan lupa deffensive (bertahan).

Apalah gunanya  pintar menjual dan menghasilkan uang, tetapi tidakbisa menagih, atau kalau bisa menagih tetapi uangnya bisa dimanipulasi atau digelapkan orang dalam.

Ingat, tidak ada bisnis apapun yang sedemikian menguntungkannya sehingga tidak kuatir digerogoti. Semua bisnis itu ada titik kesetimbangan yang mana sesungguhnya keuntungan usaha itu perlu dikumpulkan sen demi sen, rupiah demi rupiah sehingga berakumulasi menjadi besar.

Jangan pernah meremehkan kebocoran, atau potensi kebocoran keuangan dalam mengelola perusahaan.

Tahapan paling mendasar dari me-manage keuangan adalah memastikan bisa menjual, harus bisa menagih kembali (tepat waktu). Kalau bisa menjual tanpa harus bisa menagih, siapapun bisa.

Tetapi itu saja tidak cukup, selanjutnya Anda juga harus bisa mengetahui laba rugi usaha dan mengatur cash flow. Jangan kuatir, jangan berpikir terlalu rumit mengenai hal tersebut. Anda tidak harus lulusan MM atau sarjana akuntansi untuk memahami hal tersebut.

Saat ini banyak tools yang bisa membantu Anda dalam setiap aspek menjalankan dan mengelola perusahaan. Pada tulisan berikutnya, saya akan sharing mengenai aplikasi apa-apa saja seseorang wirausahawan harus kuasai.

Beberapa links bermanfaat:
http://www.fastcompany.com
http://www.eyesonsales.com 


Tindakan

Information

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.